Showing posts with label Joomla. Show all posts
Showing posts with label Joomla. Show all posts
kode warna transparan HTML
12:33 AM
nickku
Email sub Domain
12:31 AM
nickku
Ada 2 pilihan yaitu menggunakan
domain add on atau membeli paket hosting terpisah, penjelasannya sebagai
berikut:
1.
Menggunakan
Add On domain
Pilihlah misalnya pilih paket hosting yang mempunyai tambahan fitur domain add on lebih dari 1. Setelah itu Anda bisa menggunakan subdomain untuk email dengan menggunakan fitur domain add on tersebut.
tapi sebelum anda memasukan subdomain pada fasilitas domain add on, anda harus setting NS dari subdomain tersebut.
Cara setup NS untuk subdomain:
Pilihlah misalnya pilih paket hosting yang mempunyai tambahan fitur domain add on lebih dari 1. Setelah itu Anda bisa menggunakan subdomain untuk email dengan menggunakan fitur domain add on tersebut.
tapi sebelum anda memasukan subdomain pada fasilitas domain add on, anda harus setting NS dari subdomain tersebut.
Cara setup NS untuk subdomain:
1.
Masuk ke directadmin melalui client
area baca panduan berikut
Untuk
masuk ke Hosting Panel Directadmin anda bisa melalui client area tahapanya
adalah sebagai berikut :
1.
Login ke client area http://client.pusathosting.com/
2.
Klik menu Produk
3.
Klik salah satu produk anda dan Lihat
Rincian
4.
Klik tombol Login to Directadmin
Atau kalau
anda sudah hapal user dan pasword Directadmin cukup akses
www.domainanda.com:2222
- Masuk ke DNS management
- Buatlah entri pada record NS seperti ini
subdomain.namadomain.com. NS dns1.pusathosting.com
subdomain.namadomain.com. NS dns2.pusathosting.com
subdomain.namadomain.com. NS dns3.pusathosting.com - Selanjutnya baru masukkan subdomain pada menu Domain Setup – Add New Domain, panduannya bisa anda baca pada tautan ini. setting domain add on
Domain Setup pada directadmin merupakan salah
satu menu yang menunjukkan informasi mengenai domain apa saja yang sedang
terpasang di hosting panel anda.
Menunya ada dimana? perhatikan gambar dibwah
Detail dibawah
Terlihat bahwa terdapat tiga buah domain yang
berada pada panel hosting ini, Untuk menambah cukup anda memilih menu Add
Another Domain atau untuk merubah domain dengn tidak merubah data yang ada pada
domain sebelumnya bisa dilakukan dengan menu Change a Domain Name.
Sistem ini disebut juga sebagai Add On domain
artinya dalam satu panel hosting bisa anda isi lebih dari satu domain.
- Membeli Paket Hosting terpisah
Anda bisa menggunakan paket hosting terpisah agar anda dapat menggunakan subdomain untuk email, misalnya anda sudah memesan paket Hosting ph-Start untuk domain utama dan maka pesanlah satu paket hosting lagi untuk email pada subdomain. tapi sebelum itu anda juga harus melakukan setting DNS pada domain utama anda. bagaimana settingnya? sama seperti setting NS subdomain pada pengunaan domain add on.
Cara setup NS untuk subdomain: - Masuk ke directadmin melalui client area
- Masuk ke DNS management
- Buatlah entri pada record NS seperti ini
subdomain.namadomain.com. NS dns1.pusathosting.com
subdomain.namadomain.com. NS dns2.pusathosting.com
subdomain.namadomain.com. NS dns3.pusathosting.com - Selanjutnya Anda bisa memesan paket hosting baru khusus untuk subdomain anda.
Jadi agar anda bisa mendapatkan akun
email pada subdomain maka penjelasan cara setting nya seperti diatas, Silahkan
Anda pilih akan menggunakan opsi yang mana
IFrame
12:24 AM
nickku
Frames, mungkin mendengar kata-kata ini anda akan berfikir frame
adalah sebuah bingkai seperti yang anda
lihat didinding rumah anda (kalo ada fotonya juga sih), oke, kita dapat mengibaratkan frame sebagai sebuah bingkai foto anda yang dipajang didinding, disini frame diperumpamakan sebagai bingkai, situs sebagai foto dan page browser anda sebagai dinding. Mudeng gak?? gini loh, dengan frame kita dapat memajang beberapa website sekaligus kedalam 1 halaman web saja. Caranya? Baca dulu ya ampe selesai…
A. Tag <frame> dan Tag <frameset>
Kedua tag ini digunakan secara bersamaan untuk menyusun sebuah frame, Tag <frameset> digunakan untuk mendeklerasikan sebuah frameset, sedangkan Tag <frame> digunakan untuk membuat frame-frame yang kita butuhkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<frameset cols=”25%,50%,25%”>
<frame src=”http://www.cobalihatsaja.com” />
<frame src=”http://www.4-mall.com” />
<frame src=”http://awansusanto.4-mall.com” />
</frameset>
</body>
</html>
Hasil :

Penjelasan :
Pada contoh diatas kita bertujuan untuk menampilkan 3 buah website sekaligus kedalam sebuah halaman, situs tersebut adalah : http://www.cobalihatsaja.com , http://www.4-mall.com dan http://awaansusanto.4-mall.com . Untuk melakukannya, kita memulainya dengan membuat sebuah frameset dengan menggunakan tag <frameset> dan membaginya kedalam tiga bagian dengan menggunakan atribut “cols” , disini kita membaginya menjadi 25%, 50% dan 25%. setelah itu untuk mengisi kolom-kolom frameset yang sudah kita buat sebelumnya kita gunakan tag <frame> dan tambahkan alamat situs-situs tersebut kedalam tag frame dengan menggunakan atribut “src”.
B. Tag <noframe>
Tag ini digunakan untuk fungsi portability, yang artinya jika website kita dijalankan pada semua browser, makan website kita akan tetap menampilkan informasi yang benar. Nah, pada beberapa browser fungsi tag <frame> tidak didukung, sehingga halaman kita tidak akan menampilkan apapun jika dibuka, tentu pengunjung akan bingung dengan keadaan seperti ini. Untuk menyiasati kejadian seperti ini, kita dapat memanfaatkan tag <noframe> ini, sehingga apabila dideteksi browser pengunjung tidak mendukung fungsi frame, maka akan ditampilkan pesan error atau kesalaha. Cara penggunaanya pun simple, lihat kode dibawah ini :
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<frameset cols=”25%,50%,25%”>
<frame src=”http://www.cobalihatsaja.com” />
<frame src=”http://www.4-mall.com” />
<frame src=”http://awansusanto.4-mall.com” />
<noframes>
Maaf, browser yang anda gunakan tidak dapat menampilkan frame, coba buka dengan browser lain!
</noframes>
</frameset>
</body>
</html>
C. Tag <iframe>
Jika tag <frame> digunakan untuk membagi webpage menjadi beberapa bagian, tag <iframe> memiliki fungsi yang sedikit berbeda, yaitu frame yang kita buat terletak didalam webpage atau dokumen yang kita buat tanpa membagi halaman browser seperti yang dilakukan oleh tag <frame>, bingung? Liat ini aja deh…
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<iframe src=”http://www.4-mall.com” width=”50%” height=”50%”/>
</body>
</html>
Hasil :

Penjelasan :
Lihat pada frame yang kita buat kali ini, frame tersebut kita buat dengan tinggi dan lebar 50% dari webpage. Seperti anda lihat, penggunaan tag <iframe> sangat simple, anda cukup memberikan nilai pada atribut “src” dan beberapa atribut lainnya yang bersifat optional , berikut daftar atribut-atribut yang dapat anda coba untuk membuat perbedaan pada iframe anda :
Atribut <iframe>
lihat didinding rumah anda (kalo ada fotonya juga sih), oke, kita dapat mengibaratkan frame sebagai sebuah bingkai foto anda yang dipajang didinding, disini frame diperumpamakan sebagai bingkai, situs sebagai foto dan page browser anda sebagai dinding. Mudeng gak?? gini loh, dengan frame kita dapat memajang beberapa website sekaligus kedalam 1 halaman web saja. Caranya? Baca dulu ya ampe selesai…
A. Tag <frame> dan Tag <frameset>
Kedua tag ini digunakan secara bersamaan untuk menyusun sebuah frame, Tag <frameset> digunakan untuk mendeklerasikan sebuah frameset, sedangkan Tag <frame> digunakan untuk membuat frame-frame yang kita butuhkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<frameset cols=”25%,50%,25%”>
<frame src=”http://www.cobalihatsaja.com” />
<frame src=”http://www.4-mall.com” />
<frame src=”http://awansusanto.4-mall.com” />
</frameset>
</body>
</html>
Hasil :
Penjelasan :
Pada contoh diatas kita bertujuan untuk menampilkan 3 buah website sekaligus kedalam sebuah halaman, situs tersebut adalah : http://www.cobalihatsaja.com , http://www.4-mall.com dan http://awaansusanto.4-mall.com . Untuk melakukannya, kita memulainya dengan membuat sebuah frameset dengan menggunakan tag <frameset> dan membaginya kedalam tiga bagian dengan menggunakan atribut “cols” , disini kita membaginya menjadi 25%, 50% dan 25%. setelah itu untuk mengisi kolom-kolom frameset yang sudah kita buat sebelumnya kita gunakan tag <frame> dan tambahkan alamat situs-situs tersebut kedalam tag frame dengan menggunakan atribut “src”.
B. Tag <noframe>
Tag ini digunakan untuk fungsi portability, yang artinya jika website kita dijalankan pada semua browser, makan website kita akan tetap menampilkan informasi yang benar. Nah, pada beberapa browser fungsi tag <frame> tidak didukung, sehingga halaman kita tidak akan menampilkan apapun jika dibuka, tentu pengunjung akan bingung dengan keadaan seperti ini. Untuk menyiasati kejadian seperti ini, kita dapat memanfaatkan tag <noframe> ini, sehingga apabila dideteksi browser pengunjung tidak mendukung fungsi frame, maka akan ditampilkan pesan error atau kesalaha. Cara penggunaanya pun simple, lihat kode dibawah ini :
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<frameset cols=”25%,50%,25%”>
<frame src=”http://www.cobalihatsaja.com” />
<frame src=”http://www.4-mall.com” />
<frame src=”http://awansusanto.4-mall.com” />
<noframes>
Maaf, browser yang anda gunakan tidak dapat menampilkan frame, coba buka dengan browser lain!
</noframes>
</frameset>
</body>
</html>
C. Tag <iframe>
Jika tag <frame> digunakan untuk membagi webpage menjadi beberapa bagian, tag <iframe> memiliki fungsi yang sedikit berbeda, yaitu frame yang kita buat terletak didalam webpage atau dokumen yang kita buat tanpa membagi halaman browser seperti yang dilakukan oleh tag <frame>, bingung? Liat ini aja deh…
Code :
<html>
<head>
<title>
CobaLihatSaja Tutorial
</title>
</head>
<body>
<iframe src=”http://www.4-mall.com” width=”50%” height=”50%”/>
</body>
</html>
Hasil :
Penjelasan :
Lihat pada frame yang kita buat kali ini, frame tersebut kita buat dengan tinggi dan lebar 50% dari webpage. Seperti anda lihat, penggunaan tag <iframe> sangat simple, anda cukup memberikan nilai pada atribut “src” dan beberapa atribut lainnya yang bersifat optional , berikut daftar atribut-atribut yang dapat anda coba untuk membuat perbedaan pada iframe anda :
Atribut <iframe>
- align → atribut ini digunakan untuk menentukan bagaimana align dengan text pada webpage, adapun nilai-nilainya adalah : left, right, top, middle dan bottom.
- frameborde → digunakan untuk memberikan border pada iframe, jika anda ingin menggunakan border, beri nilai 1 kedalam atribut ini, jika tidak beri nilai 0.
- height → digunakan untuk menentukan tinggi dari iframe.
- width – digunakan untuk menentukan lebar dari iframe.
- src → digunakan untuk menentukan kontent sumber website yang ingin kita tampilkan.
tambah Modul dan Posisi Modul Joomla
6:02 AM
nickku
Sebelum menambahkan Modul kita harus mengetahui terlebih dulu posisi-posisi modul yang sudah ada















